STRUKTUR DAN JENIS
SERAT OPTIK (FIBER OPTIC)
Struktur Serat Optik
Serat optik terdiri dari 3 lapisan ; Core
(inti), Cladding (lapisan) dan Coating (jaket).
Dari lapisan tersebut mempunyai fungsi masing-masing.
Struktur Dasar Serat
Optik
- Core (inti) :
berfungsi untuk menentukan cahaya merambat dari satu ujung ke ujung
lainnya.
- Cladding (lapisan) :
berfungsi sebagai cermin, yakni memantulkan cahaya agar dapat merambat ke
ujung lainnya.
- Coating (jaket) :
berfungsi sebagai pelindung mekanis sebagai pengkodean warna. Indek bias
(n) Core selalu lebih besar daripada indek bias Cladding (Nc > Nd)
·
Core.
- Terbuat dari bahan kuarsa dengan kualitas sangat
tinggi.
- Merupakan bagian utama dari serat optik karena
perambatan cahaya sebenarnya terjadi pada bagian ini.
- Memiliki diameter Singlemode 7 μm – 10 μm , untuk
Multimode 50 μm. ukuran core sangat mempengaruhi karakteristik serat
optik.
·
Cladding.
- Terbuat dari bahan gelas dengan indeks bias lebih kecil
dari core.
- Merupakan selubung dari core.
- Hubungan indeks bias antara core dan cladding akan
mempengaruhi perambatan cahaya pada core (mempengaruhi besarnya sudut kritis).
- Cladding mempunyai ukuran 125 μm.
·
Coating.
- Terbuat dari bahan plastik.
- Berfungsi untuk melindungi serat optik dari kerusakan.
- Coating mempunyai ukuran >= 250 μm.
Jenis Serat Optik
Fiber optik atau istilah sehari-hari masyarakat
menyebutnya dengan FO terdisi atas 3 jenis, Step Index
Multimode, Graded Index Multimode dan Step Index
Singlemode. Uraianya adalah sebagai berikut :
Step Index Multimode
·
Indeks bias core
konstan.
·
Ukuran core besar dan
dilapisi cladding yang sangat tipis.
·
Penyambungan kabel
lebih mudah karena memiliki core yang besar.
·
Terjadi dispersi.
·
Hanya digunakan untuk
jarak pendek dan transmisi.
·
Data bit rate rendah.
Graded Index Multimode
·
Cahaya merambat karena
difraksi yang terjadi pada core sehigga rambatan cahaya sejajar dengan sumbu
serat.
·
Core terdiri dari
sejumlah lapisan gelas yang memiliki indeks bias yang berbeda, indeks bias
tertinggi terdapat pada pusat core dan berangsur-angsur turun sampai ke batas
core-cladding.
·
Dispersi minimum
·
Harganya lebih mahal
dari serat optik SI karena proses pembuatannya lebih sulit.
Serat optik Step Index
Single Mode
·
Serat optik SI
monomode memiliki diameter core yang sangat kecil dibandingkan ukuran
claddingnya.
·
Cahaya hanya merambat
dalam satu mode saja yaitu sejajar dengan sumbu serat optik.
·
Digunakan untuk
transmisi data dengan bit rate tinggi.
Fungsi
Fiber Optik / Serat Optik
Mengacu pada pengertian fiber optik di atas, fungsi serat optik
pada dasarnya sama seperti kabel lainnya, yaitu untuk menghubungkan antar
komputer dalam suatu jaringan komputer.
Letak perbedaan antara fiber optik dengan jenis kabel lainnya adalah
kemampuannya dalam memberikan kecepatan tinggi dalam hal akses dan transfer
data. Selain itu, serat optik juga tidak mengalami gangguan elektromagnetik
seperti halnya kabel lainnya karena pada kabel ini tidak terdapat arus listrik.
Selain karena kelebihan fiber optik tersebut proses instalasi
juga harus dilakukan oleh para ahli sehingga membuat biaya instalasinya menjadi
lebih mahal. Pada umumnya perusahaan operator telekomunikasi lebih memilih
memakai kabel fiber optik karena berbagai kelebihannya tersebut.
Baca juga: Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer
Komponen
Fiber Optik
Fiber optik terdiri dari beberapa bagian
yang memiliki fungsi masing-masing. Berikut ini adalah beberapa bagian kabel
fiber optic:
1. Bagian Inti (Core)
Bagian inti fiber optik terbuat dari bahan kaca dengan diameter
yang sangat kecil (diamaternya sekitar 2 μm sampai 50 μm). Diameter serat optik
yang lebih besar akan membuat performa yang lebih baik dan stabil.
2. Bagian Cladding
Bagian cladding adalah bagian pelindung yang langsung
menyelimuti serat optik. Biasanya ukuran cladding ini berdiameter 5 μm sampai
250 μm.
Cladding terbuat dari bahan silikon, dan komposisi bahannya
berbeda dengan bagian core. Selain melindungi core, cladding juga berfungsi
sebagai pemandu gelombang cahaya yang merefleksikan semua cahaya tembus kembali
kepada core.
3. Bagian Coating /
Buffer
Bagian coating adalah mantel dari serat optik yang berbeda dari
cladding dan core. Lapisan coating ini terbuat dari bahan plastik yang elastis.
Coating berfungsi sebagai lapisan pelindung dari semua gangguan
fisik yang mungkin terjadi, misalnya lengkungan pada kabel, kelembaban udara
dalam kabel.
4. Bagian Strength
Member & Outer Jacket
Lapisan ini merupakan bagian yang sangat penting karena menjadi
pelindung utama dari sebuah kabel fiber optik. Lapisan strength member dan
outer jacket adalah bagian terluar dari fiber optik yang melindungi inti kabel
dari berbagai gangguan fisik secara langsung.
Baca juga:
Prinsip
Kerja Fiber Optik
Seperti yang telah disinggung pada sub-bab pengertian fiber
optik di atas bahwa prinsip kerja dari kabel ini berbeda dengan kabel pada
umumnya. Pada kebanyakan kabel, data ditransmisikan menggunakan aliran listrik,
namun pada fiber optik menggunakan aliran cahaya yang dikonversikan dari aliran
listrik sehingga tidak akan terganggu oleh adanya gelombang elektromagnetik.
Fiber optik memanfaatkan serat kaca sebagai bahan penyusunnya
untuk mendapatkan refleksi atau pantulan cahaya total yang tinggi dari cermin
tersebut sehingga data akan ditransmisikan dengan cepat pada jarak yang tidak
terbatas. Pantulan tersebut didapatkan melalui cahaya yang berjalan pada serat
kaca dengan sudut yang rendah.
Selain itu, dalam proses kerjanya, efisiensi dari pantulan
cahaya dipengaruhi oleh kemurnian bahan fiber optik dimana semakin murni bahan
gelas yang digunakan maka penyerapan cahaya yang semakin sedikit oleh fiber
optik. Minimnya penyerapan tersebut akan menghasilkan pantulan cahaya yang
tinggi.
Kelebihan
dan Kekurangan Fiber Optik
Seperti yang telah disebutkan pada penjelasan pengertian fiber
optik di atas, kabel ini memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan jenis kabel
lainnya. Namun, selain memiliki kelebihan, kabel serat optik juga memiliki
kekurangan.
1. Kelebihan Fiber
Optik
·
Memiliki kecepatan transmisi yang tinggi dengan kapasitas
mencapai 1 GB/detik
·
Dapat mentransmisikan data dengan jarak yang cukup jauh tanpa
adanya bantuan penguat sinyal
·
Bahannya terbuat dari kaca dan plastik sehingga tahan terhadap
karat
·
Ukuran kabel sangat kecil dan fleksibel
·
Kabel ini memanfaatkan gelombang cahaya sehingga tidak terganggu
oleh adanya gelombang elektromagnetik seperti gelombang radio
·
Fiber optik tidak mengandung aliran listrik sehingga mencegah
terjadinya kebakaran akibat konsleting
·
Memiliki keamanan tinggi karena minim distorsi
2. Kekurangan Fiber
Optik
·
Biaya instalasi dan perawatan cenderung lebih mahal daripada
jenis kabel lainnya
·
Membutuhkan sumber cahaya yang kuat
·
Kabel harus dipasang dengan jalur berbelok untuk memaksimalkan
kecepatan dan kelancaran transmisi cahaya
SEKIAN DAN TERIMAKASIH SEMOGA BERMANFAAT

Komentar
Posting Komentar